Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id
Rehabilitasi menjadi salah satu cara untuk membantu memulihkan para pecandu untuk bisa terlepas dari pemakaian narkoba dan sejenisnya. Salah satunya di Panti LRPPN-BI Banyuwangi terus melakukan kebaikan dan dedikasi terhadap para pasien narkoba yang selama ini di rawatnya
Salah satu pasien narkoba yang selama ini dititipkan di panti IPWL LRPPN-BI Banyuwangi di samping terpengaruh obat terlarang juga mengalami keterbelakangan mental dan tuna wicara akibat pengaruh narkoba dengan jenis zat adiktif yang rendah sampai yang tinggi sabu dan sejenisnya
Tak mengurangi rasa semangat petugas panti dengan pelayanan yang baik terus dilakukan dengan cara memberikan semangat dan rasa peduli terhadap pasien narkoba oleh relawan guru tuna wicara dan petugas lainnya untuk membantu percakapan asesmen dan pelayanan lanjutan
Persoalan penyalahgunaan narkoba di jelaskan ketua IPWL LRPPN-BI Banyuwangi, M. Hiksan, MM, Narkoba semakin lama semakin meningkat sehingga banyak korban mengalami gangguan mental kejiwaan dan tidak lagi mampu memfungsikan diri secara wajar dalam masyarakat, bahkan mengarah pada prilaku dan perubahan sikap
Ketika seseorang telah menyalah gunakan narkoba sampai pada tahap dimana dirinya menjadi kecanduan, dampak buruk akan terlihat pada dirinya, baik itu dari aspek fisik, psikoligis, sosial, ekonomi dan lainnya.
"Dari segi fisik, penyalah guna narkoba dapat mengakibatkan kerusakan organ, kerusakan funsi otak seperti hilangnya kosentrasi hingga menurunnya daya ingat, maka itu tidak
cukup dengan satu cara melainkan harus dilaksanakan dengan rangkaian tindakan yang berkesinambungan dari berbagai macam unsur, baik dari lembaga pemerintah maupun non pemerintah yang mencakup usaha-usaha yang bersifat preventif, represif dan rehabilitatif.
"Selanjutnya mereja dilatih untuk
mampu disiplin, dan mengendalikan diri sehingga dapat mengatasi dari potensi kekambuhan-nya. Di samping itu pula, mereka dapat mengelola fungsi sosialnya, "pungkasnya
Dirilis nediateropongtimur.co.id
Editor: Buwang Arifin"